SUKOHARJO, 22 Juli 2026 – Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah (PBSD) Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Veteran Bangun Nusantara (Univet Bantara) Sukoharjo, Adi Deswijaya, S.S., M.Hum., turut serta dalam kegiatan Pembekalan Dosen Pendamping Lapangan (DPL) Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2026/2027.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Univet Bantara ini dilaksanakan pada hari Rabu, 22 Juli 2026, bertempat di Gedung A Lantai 1, Kampus Univet Bantara. Acara pembekalan ini diikuti oleh sebanyak 29 orang DPL.

Agenda penting tersebut dihadiri secara langsung oleh Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., beserta Wakil Rektor 1 Univet Bantara, serta jajaran panitia KKN dari LPPM.

Pada pelaksanaan KKN tahun 2026/2027 ini, Univet Bantara menerjunkan sejumlah total 704 mahasiswa yang terdiri dari mahasiswa jalur Reguler maupun Non-Reguler. Para mahasiswa tersebut akan tersebar di berbagai lokasi pengabdian yang mencakup 4 kecamatan di Kabupaten Wonogiri, yaitu Kecamatan Baturetno, Manyaran, Wuryantoro, dan Nguntoronadi, serta 1 wilayah kelurahan di Jagan, Sukoharjo.

Pelaksanaan KKN periode ini mengusung tema besar: “Univet Berdampak : Sinergi kampus dan masyarakat dalam mengoptimalkan potensi lokal dan produk unggulan daerah melalui inovasi dan kolaborasi”.

Ketua LPPM Univet Bantara, Dr. Ir. Ahimsa Kandi Sariri, S.P., M.Sc., dalam pemaparannya menyampaikan bahwa tujuan utama dari kegiatan pembekalan ini adalah agar para DPL dapat memahami kebijakan KKN, memahami peran strategis DPL, serta mampu membimbing program kerja serta melakukan monitoring dan evaluasi secara optimal.

Ahimsa menambahkan, program kerja KKN tahun ini difokuskan melalui 7 pilar utama, meliputi: Pertanian dan Ketahanan Pangan; Ekonomi Kreatif dan UMKM; Kesehatan Masyarakat; Pendidikan; Pariwisata dan Agrowisata; Administrasi Pemerintah Desa; dan Potensi Unggulan Lokal.

Sementara itu, Rektor Univet Bantara, Prof. Dr. Farida Nugrahani, M.Hum., dalam arahannya menekankan pentingnya peran strategis seorang DPL sebagai cerminan institusi di tengah masyarakat.

“Pertama yang harus dilakukan adalah dibuat regulasinya, termasuk di dalam memilih DPL KKN. Memilih DPL KKN jauh lebih sulit dibandingkan memilih pejabat, karena seorang DPL akan mengekspresikan Univet ini langsung kepada masyarakat, sehingga masyarakat bisa langsung menilai siapa kita. Pertahankan penilaian baik masalah kampus untuk meningkatkan citra kampus,” tegas Prof. Farida di hadapan para DPL.

Melalui keikutsertaan para dosen seperti Adi Deswijaya dalam pembekalan ini, diharapkan para DPL dapat mendampingi mahasiswa KKN secara maksimal, sehingga mampu menghadirkan sinergi nyata antara kampus dan masyarakat serta mendongkrak potensi lokal daerah penempatan. (Published by PBSD)

By admin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *