Sukoharjo, 29 Agustus 2025 – Dua dosen dari Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah FKIP Univet Bantara Sukoharjo (Tri Widiatmi dan Adi Deswijaya) turut berpartisipasi dalam kegiatan Workshop Artificial Intelligence for Education yang diselenggarakan oleh FKIP Univet Bantara pada hari Kamis, 28 Agustus 2025. Kegiatan ini berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB, bertempat di Hotel Indah Palace Surakarta.

Workshop diikuti oleh perwakilan dosen dari 13 program studi di lingkungan FKIP Univet Bantara, di mana setiap prodi mengirimkan dua dosen sebagai peserta. Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Dekan FKIP Univet Bantara, Dr. Singgih Subiyantoro, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau menegaskan pentingnya penguasaan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) bagi para dosen sebagai upaya meningkatkan kualitas pembelajaran dan menghadapi tantangan dunia pendidikan di era digital.

Singgih ketika ditemui setelah acara pembukaan mengatakan bahwa tujuan kegiatan ini adalah untuk memberikan pemahaman kepada dosen-dosen di lingkungan FKIP Univet Bantara sehingga hasilnya bisa dimanfaatkan, diimplementasikan untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi tugas dan fungsi seorang pendidik di PT , khususnya AI bisa dimanfaatkan untuk membantu pekerjaan yang sifatnya administratif seperti mengembangkan buku ajar, mengembangkan RPS dan juga membuat atau merancang assesment.

Hadir sebagai narasumber utama, Lovandri Dwanda, M.Pd. dari High Teacher Indonesia, yang juga merupakan dosen Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta. Beliau menyampaikan materi mengenai pemanfaatan AI dalam dunia pendidikan, mulai dari strategi pengajaran berbasis teknologi, penggunaan aplikasi cerdas untuk mendukung proses belajar-mengajar, hingga etika dalam penerapan AI di lingkungan akademik. AI yang disampaikan dalam workshop tersebut adalah Edcafe AI, Gemini dan Flow AI. Setelah acara workshop ditutup, Lovandri mengatakan bahwa alhamduliilah sudah selesai untuk workshop AI bagi Bapak Ibu Dosen di FKIP, dan semangat luar biasa dari para peserta diharapkan mampu ditularkan kepada masyarakat dan digunakan dengan sebaik-baiknya di kegiatan sehari-hari.


Dengan mengikuti workshop ini, para dosen, termasuk dari Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah, diharapkan mampu mengembangkan inovasi pembelajaran berbasis kecerdasan buatan serta berkontribusi dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang adaptif, kreatif, dan berdaya saing.

(Posted by @adides)